Friday, July 25, 2014

Sekilas Tentang Tarot

hai semua.. selamat pagi, semoga di hari Jumat ini semua punya semangat yang berbeda karena sebentar lagi libur hari raya.

Seringkali kita menjadi penasaran dengan masa depan kita. Ketika kita kecil, kita selalu berpikir dengan siapa kita akan menikah, kita akan jadi profesi apa, dll.. Akan tetapi ketika kita mencapai 'masa depan' yang kita pikirkan ketika kita kecil, kita berharap kita tidak pernah memikirkannya. Kenapa? Karena masa depan yang kita jalani alias masa sekarang yang kita miliki sama sekali tidak sama dengan apa yang kita pikirkan ketika kita kecil. Well. thats normal dan emang begitu. Kenapa "emang begitu" ? karena pada dasarnya hidup ini adalah sebuah pembelajaran.

Berbicara mengenai masa depan, di zaman sekarang yang modern dan bebas ini, banyak orang menggunakan cara-cara untuk mengetahui masa depan mereka. Kenapa mereka ingin mengetahui masa depan mereka? Well, mungkin saja mereka ingin mengubah nasib atau berusaha ingin mendapatkan sesuatu yang baik seperti yang mereka dambakan ketika mereka kecil. Atau mungkin juga untuk 'membongkar' rahasia artis-artis zaman sekarang haha. Perihal hal-hal praktikal yang digunakan masa kini, hal yang paling mudah disebut adalah paranormal. Ya, paranormal adalah sosok yang kita sama-sama ketahui dapat meramalkan masa depan. Meramalkan bukan berarti memberitahukan kebenaran, karna ramalan itu sendiri mempunyai presentasi 80-90%, tergantung jam terbang peramal ini. Berbicara mengenai peramal, media yang digunakan juga berbeda-beda, ada yang menggunakan kartu remi, ada yang menggunakan hitung2an tanggal lahir, ada pula yang menggunakan kartu tarot. Dari pengetahuan pribadi saya, biasanya para clairvoyant ini membutuhkan nama lengkap dan tanggal lahir kita dan mereka akan mengocok kartu dan bisa meminta kita untuk mengambil kartu-kartu bisa juga mereka yang mengambil kartu-kartu tersebut untuk kita (hanya untuk ramalan jarak jauh). Ramalan dari kartu-kartu tersebut bisa mencapai 80-90% kebenaran atau dari hal-hal yang sekarang terjadi, tergantung dari mata batin sang Clairvoyant.ini. Biasanya mereka adalah orang-orang yang pada dasarnya memiliki indra keenam atau sixth sense (banyak pula yang tidak memiliki, hanya berdasarkan latihan mempelajari tarot). Nah untuk kedepannya tetap terserah pada kita. Pilihan ada di tangan kita, tergantung bagaimana kita menjalani nya.

Saya hanya ingin berbagi pengetahuan tentang kartu tarot. Saya bukan pembaca kartu tarot dan bukan menyarankan kalian untuk pergi mencoba tarot reading. Kalau kalian tidak siap dengan bacaan tarot terburuk, lebih baik tidak usah dilakukan. Pilihan hidup di tangan anda. Memang kita bisa mengubah nasib, akan tetapi takdir garis kehidupan seseorang yang sudah ditentukan Tuhan dari awal kita diciptakan, tidak akan dapat diubah karna Ia adalah sang pencipta.

Sekian dari saya.

Salam.


Selene.

(Picture is courtesy of www.Tarotize.com)

Wednesday, July 23, 2014

Take The Risk and Just Do It


Dear all,

Now I would like to share something that always in my mind. 

Siapa sih yang tidak pernah salah dalam mengambil keputusan. Siapa sih yang tidak pernah menyesali keputusan yang telah diambil ataupun keputusan yang tidak diambil. Semua orang pasti pernah mengalaminya. Bahkan ada yang berujung pada stres, depresi, hingga kematian. Semua perasaan menyesal dan penderitaan tersebut seringkali membuat kita menjadi takut untuk melakukan sesuatu karena takut mengalami "penyesalan dan penderitaan" itu lagi. Hal ini tentunya sangat normal. Ketakutan membuat kita menjadi extra berhati-hati dalam melangkah dan mengambil keputusan. Akan tetapi yang tidak wajar adalah bila kita memiliki rasa takut akan kegagalan yang berlebihan. Karena perasaan takut berlebihan itu akan membuat kita memilih jalan yang paling mudah dan aman. Tapi apakah benar itu langkah yang terbaik ? Bagaimana pula bila kita mengalami penyesalan karena tidak berani mengambil resiko ? Bukankah semua orang yang sukses adalah mereka yang berani maju dan mengambil resiko ketika semua orang lain mengatakan bahwa itu tidak mungkin tercapai ?

Berkaca dari pengalaman pribadi penulis, penulis pernah mengambil banyak keputusan yang salah dan penulis sesali hingga sekarang. Namun, penulis sadar, bahwa itu semua tidak boleh berlanjut. Setiap kesalahan yang kita buat merupakan sebuah pelajaran yang berharga. Kegagalan tidak seharusnya menjadi momok yang menakutkan dan harus dihindari melainkan sebagai pemacu semangat kita agar berusaha lebih baik di masa depan. Bukankah ada pepatah yang mengatakan bahwa kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Begitu pula dengan rasio keberhasilan. Penulis pernah membaca di sebuah artikel yang menyatakan bahwa semakin banyak kegagalan yang kita alami, maka semakin dekat pula kita dengan keberhasilan. Sama seperti ibu yang mengandung 9 bulan. Pertama2 mungkin awalnya hanya merasakan sedikit ketidaknyamanan, lalu mulai terasa berat, hingga pada akhirnya kelahiran harus mengalami proses yang menyakitkan. Lalu diakhiri dengan sebuah kebahagiaan karena berhasil memiliki anak. 

Setiap proses kegagalan akan menimbulkan kesedihan dan penyesalan, tetapi itu bukan berarti bahwa kita jauh dari keberhasilan. Sebaliknya semakin besar kegagalan yang kita alami, semakin kita belajar di mana letak kesalahan kita, kita perbaiki, dan dengan rahmat Tuhan, kita semakin dekat dengan keberhasilan. So, everone, jangan pernah takut dengan kegagalan karena hanya dengan kegagalan lha maka kita akan semakin dekat dengan kesuksesan dan berhasil mencapai apa yang kita inginkan. Seandainya pun, kita tidak berhasil mencapai apa yang kita inginkan, akan tetap lebih baik untuk mengambil resiko dan gagal daripada tidak berbuat apa-apa karena dengan tidak berbuat apa-apa, maka kita sudah gagal sebelum bertanding. Good luck and have a great day everyone ^^

Regards, 
Angela

Thursday, July 17, 2014

Book Review : The Runaway King by Jennifer A. Nielsen (spoiler)



Hello all,

Seperti yang telah saya tuliskan di post sebelumnya, saya pun membaca novel kedua dari trilogy Takhta yaitu The Runaway King. Novel kedua ini merupakan kelanjutan langsung dari novel pertamanya.

(spoiler)

Setelah diangkat menjadi raja, pangeran Jaron yang masih muda harus memimpin kerajaan Carthya. Kematian keluarga kerajaan pun diumumkan secara resmi dan dimakamkan. Banyak raja dari kerajaan tetangga yang menghadiri upacara pemakaman ini, termasuk raja Vargan dari kerjaan Avenia yang ingin merebut tanah milik Carthya. Akibatnya raja Jaron pun memilih menghindari upacara pemakaman tersebut. Namun, malang seperi tak pernah menjauh, seseorang berusaha membunuhnya di sebuah taman. Ia pun menjadi sangat kaget karena mengenali sang pembunuh. Tidak berhenti sampai di sana, istana Carthya menganggap raja Jaron belum dewasa dan ingin mengangkat seorang Wali. Jaron yang tumbuh dewasa sebelum waktunya pun menyadari bahaya yang harus dihadapi kerajaan Carthya. Demi menyelamatkan Carthya, ia pun meninggalkan kerajaannya.

Melalui novel kedua ini, kita diajak untuk menyelami perjuangan raja Jaron dalam menghadapi musuh-musuh kerajaan Carthya bahkan hingga musuh dalam selimut. Kita seolah-olah ikut merasakan penderitaan lahir dan batin yang dialaminya. Tak pelak, kita ikut bersimpati dengan penderitaan yang harus ia tanggung sebagai seorang raja dan anak yang kehilangan keluarganya. Banyak pengorbanan yang harus ia lakukan agar kerajaannya yang berada di ambang peperangan, dapat bertahan. Sekali lagi, Jennifer A. Nielsen menunjukkan kepiawaiannya dalam melukiskan perasaan dan pikiran Jaron sehingga dapat tersampaikan dengan sangat baik.

Novel kedua ini memiliki alur cerita yang lebih dewasa dan menyentuh perasaan dibandingkan novel pertamanya. Di tengah penderitaan yang seolah tidak ada habisnya, muncul setitik cahaya yang memberikan pengharapan dalam wujud yang tak terduga. Meskipun demikian, perjuangan Jaron masih jauh dari selesai. Bagaimanakah Jaron dapat mempertahankan kerajaannya dari musuh-musuhnya ? semua itu akan terjawab dalam seri ketiga nya The Shadow Throne. Namun, hingga kini novel ketiganya belum diterbitkan oleh Gramedia. Mari berharap agar Gramedia segera menerbitkan novel ketiganya. Thank you for reading this blog and have a great day.

Regards,
Angela


Go Green!

Hi semua. Bagaimana kabar semuanya? Saya harap kalian baik-baik saja dimana pun kalian berada. Kali ini saya akan share tentang ketertarikan saya dengan Go Green ini. Sejujurnya, saya masih belajar untuk hidup dengan green lifestyle, tapi lebih baik dengan memulainya sedikit demi sedikit kan? hehe..


Karena saya suka bermasalah dengan pencernaan, terutama kalo kurang memakan sayur, maka saya merasa membutuhkan asupan sayur. Sering kali ketika lunch atau dinner, asupan yang saya makan sangat sedikit mengandung sayur/buah. Maka dari itu, ketika saya mempunyai waktu luang, saya berusaha untuk memaksimalkan dengan membuat green smoothie ini dan saya akan share recipe saya disini.

Berikut adalah resep simple dari saya.
  • Bayam
  • Nanas
  • Mangga
  • Air putih
Bisa juga dengan campuran ini:
  • Bayam
  • Jeruk
  • Kiwi
  • Apel
  • Air putih

Nanas, jeruk atau lemon bisa dipakai untuk menyamarkan bau mentah sayuran. 
Sekian resep sederhana dari saya, kalo kalian punya resep yang lebih baik bisa comment atau share blog anda di comment ya. Kalo kalian tertarik dan ingin membuat smoothie yang lebih beragam bisa follow instagram berikut: @Simplegreensmoothies dan @Toko_organic. Saya juga suka mengikuti resep mereka.

Untuk melakukan sesuatu yang besar harus dimulai dari langkah kecil, selamat mencoba untuk hidup lebih sehat dan lebih baik. Go Green!


Salam, 


Selene.


Note: Picture courtesy of my personal collection.

Tuesday, July 15, 2014

Book Review : "The False Prince" by Jennifer A. Nielsen



Dear all,

Sudah lama sekali saya tidak membaca buku medieval yang bertemakan kerajaan. Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Jennifer A. Nielsen yang membangkitkan kembali semangat saya dalam membaca novel bertemakan kerajaan. Pertama kali saya melihat buku "The False Prince" yang ditulis oleh Jennifer A. Nielsen, saya langsung beranggapan bahwa buku ini bersifat kekanak-kanakan karena covernya yang menggunakan karakter anak kecil dan tokoh utamanya seorang anak kecil. Dan saya pun tidak membeli buku tersebut meskipun saya merasa bahwa buku tersebut menarik. Beberapa kali melihat buku tersebut terpajang di Gramedia pun tidak membuat saya menjadi ingin membaca buku tersebut. Baru pada suatu hari ketika Gramedia mengadakan promo 25% bagi para member Kompas Gramedia Value Card, saya melihat sebuah buku berjudul "The Runaway King" yang menurut saya sangat menarik. Kok bisa ? Bagaimana tidak, sejak dulu saya memiliki kelemahan bagi buku-buku yang memiliki tokoh utama adalah raja. Covernya pun kali ini dibuat dengan menggunakan warna hijau dan simbol pedang dengan ukiran gagang pedang seperti pada zaman dahulu kala. Hal ini membuat saya langsung tertarik dengan novel tersebut.

Tidak dapat dibayangkan betapa kagetnya saya, ketika mengetahui bahwa buku "The Runaway King" merupakan buku kedua dari trilogy "Takhta" dimana "The False Prince" merupakan buku pertamanya. Kontan saat itu saya langsung yakin bahwa saya harus membeli kedua buku tersebut. Dan eng ing eng, akhirnya saya pun membeli kedua buku tersebut. Tentunya semangat ini semakin didorong dengan adanya promo 25% dari Gramedia ^^. Setelah pulang, saya pun langsung membaca buku "The False Prince". Buku ini sangat menarik. Sejak pertama kali membaca, saya seolah tidak dapat melepaskan diri dari keasyikan membaca kata demi kata. Dan tanpa sadar, saya dapat menyelesaikan buku tersebut dengan cepat. Dari segi cerita, buku ini sangat unik karena ceritanya menggunakan tokoh seorang anak kecil yang bahkan bisa dibilang masih bocah, tetapi memiliki alur yang sangat dewasa. 

Tokoh utamanya bernama Sage. Dia adalah seorang anak yatim piatu di sebuah negara Carthya. Pada suatu hari dia diculik oleh seorang bangsawan bernama Bevin Connor untuk menjalankan sebuah rencana yang sangat mustahil yaitu menyamar menjadi seorang pangeran. Kontan, Sage pun menolak rencana tersebut, namun apa daya Connor mengancam akan membunuh mereka yang menolak atau memberitahukan rencana tersebut. Dengan pilihan kematian atau ikut berpura-pura menyamar sebagai pangeran, Sage pun berusaha dengan sungguh-sungguh agar terpilih menjadi sang pangeran. Dalam cerita ini, Sage memiliki 2 orang rival yaitu Tobias seorang kutu buku yang berbahaya dan Roden pemberontak yang memiliki ambisi. Sebagai pembaca, kita diajak untuk mengikuti perjuangan Sage dalam usahanya menjadi seorang pangeran bersama dengan kesulitan-kesulitan yang harus dihadapinya.

Dari segi penulisan, Jennifer A. Nielsen dapat menuliskannya dengan sangat baik. Setiap kata-kata yang ada di buku ini tidak ada yang sia-sia, tetapi semakin membawa kita untuk terhanyut dalam alur cerita yang menawan dan menyentuh perasaan. Bagi para pencinta novel yang bertemakan kerajaan, saya sangat merekomendasikan buku ini karena ceritanya yang sederhana namun istimewa. Saya pun tidak sabar untuk membaca novel keduanya. Great job for Ms. Jennifer A. Nielsen. Cannot wait for Gramedia to published the third novels. ^^

Have a great day, everyone

Regards, 
Angela

Friday, July 11, 2014

BNP Paribas and 9 Billion Dollar Fine Controversy

Dear All,

Always love to share great and interesting articles for you guys.

Mungkin bagi yang bekerja atau memiliki hubungan dengan dunia perbankan, berita ini sudah tidak asing lagi. Ya, berita heboh ini mengguncang dunia perbankan di seluruh dunia. Bagaimana tidak ? BNP Paribas yang merupakan bank terbesar Prancis dikenai denda sebesar 9 milyar dollar. Ya, tidak salah dengar 9 milyar dollar. Apa yang sebenarnya terjadi hingga bank kepunyaan sekutu Amerika ini didenda sebesar 9 milyar dollar ?

Menurut tuntutan departemen kehakiman Amerika, bank Prancis ini telah melanggar peraturan Amerika yang melarang institusi untuk melakukan transaksi dengan negara-negara yang dikenai sanksi Amerika seperti Iran, Sudan, dan Kuba. Tidak puas dengan denda sebesar 9 milyar dollar, bank ini pun dilarang untuk melakukan transaksi keuangan tertentu dalam dollar. 

Mengapa berita ini menghebohkan ? Karena baru kali ini sebuah institusi keuangan dikenakan denda yang begitu besar. Di samping itu, denda ini dianggap tidak lazim karena bank Prancis ini tidak melanggar peraturan Uni Eropa dan transaksi tersebut dilakukan oleh kantor pusat Eropa. Beberapa dugaan pun bermunculan. Ada yang mengatakan bahwa bank Prancis ini merupakan korban dari departemen kehakiman Amerika yang ingin menunjukkan bahwa tidak ada bank yang terlalu besar untuk dijatuhi hukuman. Ada pula yang mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk memberikan bank-bank Amerika keuntungan dibandingkan bank Eropa. Namun, dugaan yang paling mengejutkan datang dari Presiden Putin yang mengatakan bahwa hukuman ini dijatuhkan karena Prancis melakukan transaksi dengan Russia pada masa pemerintahan Presiden Sarkoz. Transaksi yang dimaksud yaitu Prancis akan menyediakan 2 platform landing helikopter Mistral kepada Russia. Amerika diduga memberikan tekanan kepada pihak Prancis agar membatalkan transaksi tersebut. 

Dugaan ini muncul karena pada awalnya, bank Prancis telah menyiapkan dana denda sebesar 1 milyar dollar. Namun, tiba-tiba denda tersebut meningkat menjadi 9 milyar dollar. Peristiwa ini menimbulkan sentimen negatif dari masyarakat Eropa yang menganggap Amerika telah melebihi wewenangnya dalam menjatuhkan hukuman kepada perusahaan non Amerika. Apakah peristiwan ini akan menjadi cikal bakal perselisihan antara pihak Eropa dan Amerika ? Hanya waktu yang akan menjawabnya

Regards,

Tuesday, July 8, 2014

My love for Smashwords, Kobo, Book Depository, and Better World Books



Dear guys,

Sorry for not writing sooner. I really hope that I could write regularly because I really love writing and reading. 

Seperti yang telah diinformasikan sebelumnya, saya sangat suka membaca. Saya hobi berbelanja buku ke Gramedia dan membaca cerita fan fiction di website-website fan fiction, seperti fanfiction.net dan archieveofourown, dll. Nah, sebagai pencinta buku, tidak cukup rasanya hanya berbelanja di Gramedia dan membaca fan fiction. Di samping membaca buku berbahasa Indonesia, saya juga sangat suka membaca buku bahasa Inggris. Lalu, bagaimana caranya berbelanja buku berbahasa Inggris ? 

Seperti yang mungkin telah banyak diketahui, di Indonesia tidak mudah untuk membaca buku berbahasa Inggris, bukan karena tidak ada toko buku impor melainkan karena koleksinya yang tidak lengkap. Bagi sebagian orang yang memiliki penghasilan yang cukup mungkin tidak menjadi masalah bila harus mengimpor buku secara langsung dari Amazon. Lalu bagaimana dengan mereka seperti penulis yang memiliki uang pas-pasan. Jawabannya adalah Smashwords, Book Depository, dan Better World Books.

Smashwords merupakan website penjual buku elektronik yang dikenal dengan sebutan e-book, namun kebanyakan buku-buku yang ada di Smashwords adalah karangan Indie so kita tidak dapat menemukan buku-buku best seller di Smashwords. So kenapa penulis menyukai Smashwords ? Hal ini karena Smashwords memberikan royalty yang cukup besar terhadap penulis Indie (Support Author melalui pembelian buku legal) dan story-story yang ditulisnya sederhana tetapi menarik. Di samping itu Mark Coker yang merupakan pendiri Smashwords sangat concern dengan para penulis dan pembacanya. Kelebihan lainnya, di website ini, ebook yang dijual tidak dilengkapi dengan DRM sehingga pembaca bisa membaca buku itu di mana saja.

Di samping Smashwords, Kobo juga merupakan website penjual buku elektronik lainnya yang sangat penulis sukai karena penulis bisa membeli buku di Kobo dengan harga yang sangat murah tanpa minimum order dengan menggunakan kupon diskon yang banyak terdapat di internet. Para pembaca bisa mencari kupon ini dengan mudah (tentunya dengan bantuan paman Google). Di samping itu, siapa saja dan dari negara mana saja bisa membeli ebook di Kobo (meskipun ebook tersebut dilengkapi dengan DRM untuk mencegah terjadinya pembajakan).

Kedua website di atas, sangat baik bagi para pencinta buku berbahasa Inggris yang ingin membeli ebook berkualitas dengan harga terjangkau. Lalu bagaimana dengan dua website lainnya ?

Book Depository yang sekarang dibeli oleh Amazon, didirikan oleh mantan pekerja Amazon di Inggris. Kelebihan utama Book Depository dibandingkan para kompetitornya adalah para pembeli tidak dikenakan biaya pengiriman. Selain itu, harga yang ditawarkan juga sangat kompetitif sehingga Book Depository merupakan heaven bagi para pencinta buku impor. Pelayanannya juga sangat memuaskan dimana mereka akan mengirimkan kembali buku atau menawarkan refund bagi buku yang telah sampai. Even mereka menawarkan refund atau mengirimkan buku yang sama untuk kedua kalinya, seandainya buku yang pertama telah tiba, mereka dengan ikhlas memberikan buku atau refund tersebut kepada kita. Very Very Very Delightful and Amazing Customer Service They Have. 

Last but not least, Better World Books. Sama seperti Book Depository, Better World Book merupakan website yang menjual buku-buku impor tanpa dikenai biaya pengiriman. Namun yang membedakan Better World Book dengan Book Depository adalah keunggulan Better World Book terdapat pada persediaan buku-buku lama yang ditawarkan. So bagi para pembaca yang ingin membeli buku lama namun sudah tidak diproduksi lagi (alias second) bisa mencoba untuk mencarinya di Better World Book. Harga yang ditawarkan juga tidak mahal. Namun, jangan membeli buku baru di Better World Book karena harga yang ditawarkan sangat mahal.

So, sekian sharing dari penulis. Semoga website-website ini dapat membantu bagi para pencinta buku impor. Sehingga semakin memuaskan kebutuhan membaca dan pengetahuan kita semua. 

Have a nice day everyone ^^

Regards,
Angela

Monday, June 30, 2014

Movie quotes: Cloud Atlas

Hey all, sudah lama saya tidak menulis lagi. Tapi bukan berarti saya melupakan blog ini, hanya saja saya belom ketemu materi yang bagus untuk di-share. Anyway, kemaren saya nonton Cloud Atlas. Ya, ini bukan film baru, DVD original nya pun sudah dijual di mana-mana. Jujur saya sangat tertarik dengan konsep film yang diangkat dari novel karya David Mitchell ini dan saya sangat menikmati alur filmnya, apalagi disuguhkan dengan aktor dan aktris berbakat.





Saya tidak akan menceritakan secara detil, karna lebih baik kalian menonton sendiri. Intinya, film ini dibagi dalam beberapa plot cerita dari tahun 1849 sampai tahun 2144 dan setelah itu. Dalam cerita yang berbeda-beda. Ada quote yang saya suka dari film ini yang akan saya  bagi di sini:

“Our lives are not our own. We are bound to others, past and present, and by each crime and every kindness, we birth our future.” 
― David MitchellCloud Atlas
"Hidup kita bukan milik kita. Kita terikat dengan sesama, baik di masa lalu dan sekarang, dan dari setiap kejahatan dan setiap kebaikan, kita melahirkan masa depan kita"
Saya merekomendasikan film ini untuk kalian yang suka film science fiction/philosophy.

Sekian dari saya.

Salam,

Selene.

Tuesday, June 24, 2014

Experience With Uber Jakarta

 Dear all,

Now I would like to share with you guys my experience using Uber Jakarta

Pertama kali aku ingin menggunakan Uber adalah pada malam hari, namun saat itu tidak terdapat Uber, mungkin karena sudah terlalu malam sehingga akhirnya batal menggunakan Uber. Pengalaman kedua ingin menggunakan Uber juga terpaksa dibatalkan karena lokasi yang jauh dan waktu tunggu yang lama dari Uber untuk datang ke tempat saya, sehingga terpaksa dibatalkan.

Kok batal terus sih ????

So, akhirnya pada suatu hari, aku memutuskan untuk bersikeras menggunakan Uber. Saya bertekat hari itu harus berhasil menggunakan Uber. So, aku coba kembali untuk memesan Uber. Dari HP aku terlihat pesan bahwa Uber akan tiba dalam waktu 15 menit dengan menggunakan mobil Toyota Innova. So, aku tunggu aja secara saat itu juga sedang tidak buru2. Padahal ngarepnya Mercy atau Alphad, apa daya Innova yang datang LOL.

Akhirnya setelah 15 menit, jadi donk naik Uber ????

Uber yang digembar gemborkan dapat melayani penumpang dalam waktu singkat, sepertinya harus terganjal oleh kemacetan yang luar biasa di Jakarta. Alhasil, barulah tuh Uber sampai dalam waktu 45 menit. Itupun setelah pihak sopir Uber memilih untuk mempersingkat jalur melalui Semanggi dan  mengeluarkan kocek pribadi (waduh baik banget yah nih bapak supir).

Lalu ? lalu ?

Akhirnya naik lha aku ke Innova Uber. Selidik demi selidik, akhirnya diketahui bahwa di Jakarta, Uber bekerja sama dengan rental. Sekarang ini Uber bekerja sama dengan Express Group dan kendaraan yang dipakai adalah Toyota Innova dan Toyota Camry. Sepanjang jalan sempat ngobrol-ngobrol dengan supir. Tak terasa akhirnya tibalah di tempat tujuan.

Yang paling penting nih berapa biayanya ????

Perjalanan saya memakan waktu kurang lebih 30 menit (sudah termasuk macet) dari Sudirman ke Central Park, dikenakan biaya sebesar Rp 47,500,- yang di charge ke kartu kredit. So, sebelum naik Uber harus daftar terlebih dahulu dengan kartu kredit. Kesan aku naik Uber adalah supirnya sopan, mudah digunakan (tidak perlu telepon ataupun melambaikan tangan untuk memanggil taksi, sebaliknya supir Uber yang menelopon kita), bisa memantau lokasi perjalanan mobil, cashless alias tidak perlu repot dengan uang tunai, bisa digunakan untuk mengantar atau menjemput tamu, tidak terlihat naik taksi HiHiHi.

Ada promonya gak sih ????

Ada donk, untuk menarik minat pengunjung Uber memberikan promosi gratis naik untuk pertama kali hingga Rp 100.000,-. So bagi yang berminat, buruan daftar di : Promo Uber

Have fun guys ^^

Regards,
Angela



Friday, June 20, 2014

Verigames from DARPA, what do you think about it ???



Good afternoon everyone,

Now, I want to talk about some interesting games that I found in the internet, which is verigames

Apa sih verigames ? verigames adalah sebuah website game online gratis yang dikembangkan oleh NASA dengan bekerja sama dengan universitas-universitas swasta.

Lho, buat apa DARPA membuat games online gratis lagi ???

Eits, sabar dulu, games ini tidak seperti layaknya game pada umumnya. Games ini merupakan games unik yang dikembangkan oleh DARPA untuk membantunya menyelesaikan formal verification process pada software yang digunakan oleh perusahaan dan militer di Amerika.

Jadi tambah bingung, apa lagi tuh formal verification process ???

Jadi singkat cerita, formal verification process merupakan sebuah prosess untuk memferifikasi ada tidaknya celah-celah dalam software yang dibuat tersebut. Celah-celah tersebut bila ditemukan tentunya harus segera ditutup agar tidak dapat dimanfaatkan oleh hacker untuk menembus sistem keamanan dari software tersebut.

Lho kenapa dalam bentuk games ??? Mangnya gak ada profesional yang bisa nih ???

Sebelum-sebelumnya formal verification process ini dilakukan oleh para expert yang profesional di bidang IT. Namun, para expert ini jumlahnya tidak banyak dan membutuhkan biaya yang besar. Serta membutuhkan waktu yang lebih dalam dalam proses penyelesaiannya. So, DARPA memikirkan sebuah ide bagaimana caranya melakukan formal verification process dengan waktu yang lebih cepat dan biaya yang lebih sedikit. Alhasil, dibuatlah game-game yang ada di verigames.

Seperti apa sih game-game di verigames ???

Di website verigames terdapat 5 buah game matematika / puzzle, yang menuntut kreativitas dan logika dalam berpikir untuk menyelesaikan puzzle-puzzle yang ada. Game-game tersebut antara lain : Circuit Bot, Flow Jam, Ghost Map, StormBound, Xylem.

So, bagi yang penasaran dan tertantang untuk memainkan game-game ini bisa langsung ke website verigames. Have fun guys ^^

Regards,